Elegi untuk Sebuah Negeri: Ketika Cinta di Ambang Revolusi

MENYALA GAES NEWS

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:39 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Novel ini terinspirasi oleh salah satu kisah cinta paling mengharukan dalam sejarah Hindia Belanda, yaitu hubungan antara Sutan Sjahrir dan Maria Duchateau. Namun, karya ini bukanlah biografi maupun pengisahan ulang peristiwa sejarah. Seluruh tokoh, nama, dialog, dan alur cerita merupakan hasil imajinasi penulis yang dikembangkan secara mandiri, meskipun berakar pada riset sejarah mengenai kehidupan masyarakat Hindia Belanda pada masa kolonial.

Melalui penelusuran terhadap sejarah kolonialisme Belanda, novel ini berupaya menghadirkan gambaran tentang bagaimana sebuah kekuasaan tidak hanya mengendalikan wilayah, hukum, dan politik, tetapi juga merambah ruang paling pribadi dalam kehidupan manusia: cinta, pernikahan, identitas, dan kebebasan memilih. Di bawah sistem yang dibangun atas diskriminasi rasial, hierarki sosial, dan kepentingan politik, bahkan urusan hati dapat berubah menjadi persoalan negara.

Di tengah pergolakan yang kelak melahirkan semangat revolusi, dua insan dari dunia yang berbeda dipertemukan oleh cinta sekaligus dipisahkan oleh kekuasaan. Mereka harus memilih antara mengikuti suara hati atau tunduk pada aturan yang diciptakan untuk menjaga dominasi kolonial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Elegi untuk Sebuah Negeri: Ketika Cinta di Ambang Revolusi bukan sekadar roman sejarah. Novel ini adalah kisah tentang keberanian mencintai di tengah ketidakadilan, tentang harapan yang bertahan di balik penindasan, dan tentang keyakinan bahwa tidak ada kekuasaan yang berhak menentukan siapa yang boleh saling mencintai.

Novita Sari Yahya

Berita Terkait

The Last Romance Between Two Worlds

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:30 WIB

Masyarakat Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, DPP LPPI: Terima Kasih Telah Menjaga Bapak Presiden Prabowo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Aktivis Nasional : Rekam Jejak Dudung Abdurrahman Sudah Teruji, Sangat Tepat Jabat Menko Polkam

Minggu, 27 September 2026 - 02:13 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Korupsi di Bogor Para ASN Bawahannya Ikut Pucuk Pimpinan Semua. Maka Kpk Jangan Basa Basi Harus Tangkap Pucuk Sampai Akarnya

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:23 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:58 WIB

Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah DKI Minta Penjelasan

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:30 WIB

PW GP Al Washliyah : Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, Lagu “Teruslah Melangkah” Karya Mayjen TNI Krido Pramono Menjadi Inspirasi Generasi Muda Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:16 WIB

Safrizal ZA Dorong Enam Kota Indonesia Jadi Penggerak Smart City ASEAN

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:58 WIB

Usai Gencar Bela Korban Judol dan Pinjol, DPR RI Yasonna H. Laoly Alami Teror Telepon, PW GP Al Washliyah Minta Pengusutan Tuntas

Berita Terbaru